Presidency of the Republic of Indonesia

04/23/2024 | Press release | Distributed by Public on 04/22/2024 20:11

Keterangan Pers Setelah Peresmian Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana Sulawesi Barat dan Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Sulawesi Barat

Wartawan:
Pak Presiden, apa tanggapannya terkait acara hari ini?

Presiden Joko Widodo:
Hari ini kita ingin meresmikan rekonstruksi dan rehabilitasi 147 bangunan infrastruktur pascabencana gempa di Provinsi Sulawesi Barat, dan ini adalah salah satu yang telah kita resmikan, yaitu SMK 1 Rangas di Mamuju. Juga tidak hanya fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan, perkantoran, semuanya sudah kita selesaikan, tinggal bangunan DPRD dan satu masjid yang masih dalam proses.

Dan ini semuanya menghabiskan anggaran Rp1 triliun 31 miliar.

Wartawan:
Bantuan stimulan tahap 2 bagaimana, Pak?

Presiden Joko Widodo:
Nanti saya sampaikan kepada Kepala BNPB untuk dicek di lapangan lagi kalau memang masih ada yang belum.

Wartawan:
Pak, respons terhadap putusan MK yang menolak semua gugatan Pak Anies dan Pak Ganjar?

Presiden Joko Widodo:
Ya pemerintah menghormati putusan MK yang final dan mengikat dan pertimbangan hukum dari putusan MK yang juga menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan kepada pemerintah, seperti kecurangan, intervensi aparat, kemudian politisasi bansos, kemudian mobilisasi aparat, ketidaknetralan kepala daerah, telah dinyatakan tidak terbukti. Ini yang penting bagi pemerintah, ini.

Dan menurut saya, ini saatnya kita bersatu karena faktor eksternal geopolitik betul-betul menekan ke semua negara; saatnya bersatu, bekerja, membangun negara kita.

Dan pemerintah mendukung proses transisi dari pemerintahan sekarang ke nanti pemerintahan baru. Akan kita siapkan karena sekarang MK sudah, tinggal nanti penetapan oleh KPU besok ya.

Saya rasa itu.

Wartawan:
Pak, masa jabatan Pak Prof. Zudan sebagai (Pj.) Gubernur Sulbar diperpanjang atau tidak?

Soalnya sikap DPRD terbelah, Pak.

Presiden Joko Widodo:
Setiap tiga bulan, itu kita evaluasi. Kalau baik, kenapa harus diganti?

Wartawan:
Berarti diperpanjang, Pak?

Presiden Joko Widodo:
Saya sampaikan kan. Setiap tiga bulan, itu kita evaluasi.

Wartawan:
Evaluasinya baik (atau) enggak, Pak?

Presiden Joko Widodo:
Menurut Bapak-Ibu, baik (atau) enggak?

Wartawan:
Baik.

Presiden Joko Widodo:
Ya sudah, berarti diperpanjang.

Wartawan:
Terima kasih, Pak.